Sabtu, 08 Desember 2018

PROPOSAL TUGAS AKHIR TEKNIK SIPIL


ANALISA KINERJA SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI PDAM MAGELANG MENGGUNAKAN APLIKASI EPANET 2.0







  

Di susun oleh :
Agisna Nailinnikmah
10316302
3TA06



  


JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018




KATA PENGANTAR


Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan anugerah-Nya sehingga penyusun berhasil menyelesaikan Proposal Tugas Akhir yang berjudul “Analisa Kinerja Sistem Jaringan Distribusi PDAM Magelang”. Proposal ini merupkan persyaratan untuk mengajukan penelitian Tugas Akhir, dimana Tugas Akhir merupakan kurikulum program studi teknik sipil untuk mencapai drajad s-1.
Penyusun mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu yang telah membantu menyelesaikan proposal ini baik secara material maupun Spritual dan yang memberikan motivasi sehingga penyusunan proposal ini dapat berjalan dengan baik.
Akhir kata, penyusun menyadari bahwa dalam proposal ini terdapat banyak kekurangan, untuk itu penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran sangat saya harapkan. Sekian dan terima kasih


Jakarta .............Desember 2018


Penyusun                    

  

BAB I
PENDAHULUAN


1.1     LATAR BELAKANG
Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, tanpa air tidak akan ada kehidupan di bumi. Karena pentingnya kebutuhan akan air bersih, maka adalah hal yang wajar jika sektor air bersih mendapatkan prioritas penanganan utama karena menyangkut kehidupan orang banyak. Di daerah perkotaan, sistem penyediaan air bersih dilakukan dengan sistem perpipaan dan non perpipaan. Sistem perpipaan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan sistem non perpipaan dikelola oleh masyarakat baik secara individu maupun kelompok.
Masyarakat sering mengeluh air yang disalurkan PDAM sering macet, keruh. Masyarakat di beberapa wilayah pelayanan akhirnya hanya menggunakan air PAM untuk mandi dan mencuci. Sedangkan untuk minum dan memasak mereka mengeluarkan uang ekstra untuk membeli AMDK (Air Minum Dalam Kemasan).
PDAM kota Magelang mempunyai masalah yang sama yaitu tingkat pelayanan (coverage level) yang rendah dan tingkat kehilangan air (uncounted water) yang tinggi. Tingkat kebocoran Perusahaan Air Minum di Indonesia rata-rata diatas 30%.
Disamping permasalahan-permasalahan yang timbul dalam sistem penyediaan air minum, PDAM juga menghadapi tantangan untuk meningkatkan kinerja sistem dalam rangka mengatasi peningkatan konsumsi air masyarakat. Konsumsi air akan selalu mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan populasi.

1.2     Maksud dan Tujuan
Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kinerja sistem distribusi air minum yang telah dilakukan oleh PDAM Magelang dalam memenuhi kebutuhan air minum di Kota Magelang.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.1    Menganalisa kualitas dan kuantitas air bersih yang dihasilkan oleh PDAM Magelang dibandingkan dengan besarnya kebutuhan air bersih masyarakat di lingkungan Kota Magelang.
1.2    Menganalisa faktor-faktor persyaratan yang harus terpenuhi agar suatu sistem distribusi air bersih dapat berjalan, yang meliputi kapasitas tampungan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, debit aliran, kecepatan aliran,dan tekanan.


Untuk melihat lebih lanjut, dapat dilihat pada link berikut;


ANALISA JURNAL


Jurnal Analisis Perbandingan Pondasi Rakit dengan Pondasi Tiang Bor pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya
Penulis: Lola Kumala Ratri, As’ad Munawir, Arief Rachmansyah

Abstrak
Pondasi merupakan bagian terbawah dari suatu bangunan yang berfungsi meneruskan beban-beban diatasnya, beban-beban yang diterima maupun di dekat permukaan tanah ke tanah di bawahnya. Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya (RSGM UB) merupakan salah satu infrastruktur yang akan dibangun di Universitas Brawijaya, Malang. RSGM UB direncanakan menggunakan pondasi dalam berupa pondasi tiang bor. Pada studi ini dilakukan perencanaan ulang pondasi pada RSGM UB menggunakan pondasi dangkal berupa pondasi rakit.


Hasil dan Pembahasan

Setelah penulis melakukan observasi terhadap proyek pembangunan rumah sakit gigi dan mulut universitas brawijaya, dapat diketahui secara detail dan rinci nilai kuat geser, daya dukung tanah, tegangan pondasi rakit, penurunan pondasi rakit, dan perhitungan biaya konstruksi pondasi rakit. Penulis menyertakan rumus dan tabel yang membuat pembaca mudah untuk memahami perhitungannya.


Kesimpulan

Hasil analisis perbandingan pondasi rakit dengan pondasi tiang bor menghasilkan kesimpulan bahwa nilai daya dukung ijin tanah dan tegangan netto pondasi tanah di bawah nilai kapasitas dukung ijin tanah. Dengan demikian tanah aman terhadap keruntuhan kapasitas dukung. Nilai penurunan yang didapat masih tergolong besar namun normal terjadi karena beban struktur gedung dan pondasi rakit yang besar. Dari hasil analisis biaya konstruksi pada pondasi bor jauh lebih ekonomis, hal ini sesuai dengan asumsi awal bahwa pondasi rakit akan membutuhkan biaya konstruksi yang mahal.

Kelebihan
1. Penulisan disertai tabel dan perhitungan, sehingga memudahkan pembaca.
2. Kalimat mudah dipahami oleh pembaca.
3. Penulisan sangat detail dan sistematis.

Kekurangan
1. Ada sedikit huruf yang kurang dalam suatu kata atau typo.



Jurnal Analisis Perbandingan Pondasi Tiang Pancang dengan Pondasi Tiang Bor pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawija

Penulis: Mayangsari, As’ad Munawir, Yulvi Zaika


Abstrak

Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Brawijaya (RSGM UB) merupakan salah satu gedung infrastruktur penunjang pendidikan yang berada di Universitas Brawijaya, kota Malang. Konstruksi RSGM UB ini direncanakan menggunakan, pondasi tiang bor. Pada studi ini direncanakan ulang menggunakan pondasi tiang pancang. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui perencanaan tiang pancang, mendapatkan pondasi yang lebih efisien dan ekonomis diantara pondasi tiang pancang dan tiang bor, dengan cara membandingkan biaya yang dibutuhkan, serta pondasi manakah yang lebih cepat proses penyelesaiannya. 

Hasil dan Pembahasan

Setelah penulis melakukan observasi terhadap proyek pembangunan rumah sakit gigi dan mulut universitas brawijaya menggunakan perbandingan antara pondasi tiang pancang dengan pondasi tiang bor, dapat diketahui secara detail dan rinci nilai daya dukung menggunakan data laboratorium, daya dukung menggunakan data laboratorium SPT, perhitungan efisiensi tiang, penurunan tiang, dan daya dukung lateralnya. Penulis menyertakan rumus dan tabel yang membuat pembaca mudah untuk memahami perhitungannya. 


Kesimpulan

Hasil analisis perbandingan pondasi rakit dengan pondasi tiang bor menghasilkan kesimpulan bahwa dari hasil perbandingan kedua pondasi tersebut berdasarkan efisiensi biaya maka pondasi tiang pancang lebih efisien dan ekonomis dibandingkan pondasi tiang bor. Dalam proses pelaksanaannya pondasi tiang bor lebih cepat dibandingkan tiang pancang.

Kelebihan
1. Penulisan disertai tabel dan perhitungan, sehingga memudahkan pembaca.
2. Kalimat mudah dipahami oleh pembaca.
3. Penulisan sangat detail dan sistematis.

Kekurangan
1. Ada kesalahan penulisan di beberapa kata.




Jurnal Dampak Rencana Akses Jalan Tol Pandaan-Malang Terhadap Jalan Asrikaton, Ampeldento, Sekarpuro, dan Ki Ageng Gribig
Penulis: Moch. Ilham Dwiyulianto, Maulana Rizky Akbar, Hendi Bowoputro, S.T., M.T., Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D

Abstrak
Pada jurnal ini penulisan abstrak sudah lengkap yaitu terdapat latar belakang, tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Penulis sudah menjelaskan secara lengkap, jelas dan padat mengenai isi jurnal pada bagian ini. Data yang diambil oleh penulis dilakukan dengan dua metode yaitu metode traffic counting dan metode wawancara langsung. Dari hasil analisis didapat bahwa kinerja ruas dan simpang eksisting di daerah studi buruk dan memiliki waktu tunda yang berlebihan sehingga disarankan dilakukan perbaikan geometri dan manajemen lalu lintas kembali.

Hasil dan Pembahasan
Pada bagian ini, penulis mengidentifikasi berbagai risiko beserta hasil penilaian risiko yang mungkin terjadi pada proyek pembangunan, serta mengidentifikasi agen risiko/ penyebab risiko. Penulis dengan detil menjelaskan mengenai peringkat kejadian risiko beserta agen risiko dan pola hubungan seperti apa yang terjadi diantara keduanya. Dengan berbagai metode yang dilakukan penulis, akhirnya penulis mendapatkan hasil bahwa kejadian risiko dengan peringkat tertinggi adalah proses pengadaan sumberdaya yang terhenti dan belum adanya penjadwalan ulang. Berdasarkan seluruh kejadian risiko dan agen risiko yang telah diteliti, penulis juga membuat aksimitigasi untuk menangani kejadian-kejadian tersebut.

Kesimpulan
Penulis menjelaskan kesimpulan jurnal dengan menerangkan pemodelan bangkitan dan tarikan berdasarkan prediksi kendaraan berat, kinerja lalu lintas eksisting, dan dampak yang ditimbulkan dari adanya pembangunan.

Kelebihan
1. Termasuk jenis penulisan yang baik karena penulis dapat memberikan solusi yang jelas untuk setiap permasalahan yang ada.
2. Kalimat yang digunakan mudah dipahami.
3. Disertai dengan diagram dan tabel sehingga percobaan tersebut dapat dipahami dengan mudah.

Kekurangan
1. Kurangnya perhitungan yang disertakan.
2. Tata bahasa yang kurang benar.



Dampak Perubahan Status Jalan L.A Sucipto-Jalan Raya Bugis dari Jalan Kota menjadi Jalan Nasional

Penulis: Lolo Karina Cibro, Hendi Bowoputro, Achmad Wicaksono

Abstrak
Pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang mengakibatkan perubahan jalur yang dilalui truk. Perubahan jalur ini yang akan mengaibatkan perubahan beban lalu lintas terhadap ruas jalan L.A Sucipto- Jalan Raya Wendit Barat- Jalan Raya Bugis dan memberikan dampak pada tingkat pelayanan lalu lintas. Bertambahnya volume lalu lintas dapat menyebabkan kemacetan, tundaan dan lain sebagainya, sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar dan khususnya pengguna jalan. Untuk itu, diperlukan Analisis Dampak perubahan status jalan dalam rangka meninjau pengaruh pergerakan lalu lintas baru terhadap sistem jaringan jalan yang sudah ada dan setelah adanya pergerakan baru akibat pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang.


Hasil dan Pembahasan
Pada bagian ini, penulis mengidentifikasi hasil dari data yang didapatkan dan memberikan grafik yang membuat pembaca mudah untuk memahami apa yang penulis tuju. Data yang disertakan pun cukup rinci dan sistematis.

Kesimpulan
Hasil analisis dampak yang terjadi akibat beroperasinya jalan tol pandaan-malang menghasilkan kesimpulan bahwa akibat pembangunan jalan tol pandaan-malang, jaringan jalan yang ditinjau mengalami perubahan kinerja. Beberapa langkah yang dibuat oleh penulis untuk meminimalkan dampak yaitu manajemen lalu lintas, perubahan geometri, dan pengatur waktu siklus.  

Kelebihan
1. Adanya data dan grafik yang memudahkan pembaca memahaminya.
2. Penjelasan yang detail dan rinci.
3. Tata penulisan yang rapi.

Kekurangan
1. Tidak adanya penjelasan mengenai batasan masalah penulisan jurnal.



Aplikasi Metode Time Cost Trade Off untuk Mengoptimalkan Waktu dan Biaya Pekerjaan Proyek pada Pembangunan Gedung Pengairan Universitas Brawijaya

Penulis: Bayu Indra Laksana, Indradi Wijatmiko, M Hamzah Hasyim

Abstrak

Pada bagian abstrak, penulis sudah cukup jelas dalam menjelaskan latar belakang masalah penulisan jurnal tersebut. Tujuan dari jurnal tersebut yaitu untuk mengatasi keterlambatan pengerjaan serta dapat mengatasi  biaya minimum yang dikeluarkan.

Hasil dan Pembahasan
Pada bagian ini, penulis mengidentifikasi data umum proyek pembangunan gedung pengairan serta waktu pelaksanaannya dengan sangat rinci dan detail sehingga pembaca memahami apa yang dituju. Grafik yang diberikan sudah sangat rinci.

Kesimpulan
Hasil analisis pengaplikasian metode time cost trade off  menghasilkan kesimpulan bahwa penggunaan metode penambahan tenaga kerja lebih efisien daripada penambahan jam kerja (lembur). Namun kesimpulan yang disajikan penulis kurang lengkap, ada beberapa kata yang terpotong.

Kelebihan
1. Adanya perhitungan yang memudahkan pembaca.
2. Penjelasan yang rinci dan terurai dengan baik.

Kekurangan
1. Penulisan kurang rapi.
2. Adanya kesalahan penulisan atau typo.